Melacak Gagasan Dakwah Multikultural dalam Falsafah Pancasila

Penulis

  • Anggit Rizkianto STID Al-Hadid, Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.55372/bilhikmahjkpi.v4i2.159

Kata Kunci:

Dakwah, dakwah multikultural, Multikulturalisme, Pancasila

Abstrak

Sebagai pendekatan dakwah yang dianggap paling tepat untuk masyarakat dengan ragam identitas, dakwah multikultural masih menemui sejumlah tantangan, sehingga gagasannya perlu terus dikembangkan. Studi ini berupaya melacak, sekaligus pula menemukan, gagasan-gagasan yang memuat ajaran dakwah multikultural dalam Pancasila yang merupakan falsafah kebangsaan Indonesia. Studi ini adalah studi teks, yang menempatkan teks sebagai dokumen sejarah sekaligus sumber informasi. Sedangkan uji keabsahan datanya menggunakan metode triangulasi sumber dan kritik sumber. Hasil studi menunjukkan bahwa ajaran-ajaran dakwah multikultural dapat ditemukan dalam Pancasila, meskipun bentuknya berupa “percikan-percikan” gagasan. Kelima sila dalam Pancasila mengajarkan tentang penguatan agama sekaligus toleransi; persaudaraan atau persatuan, baik sesama manusia maupun sesama warga bangsa; kerja sama dan bermusyawarah-mufakat; serta mewujudkan kesejahteraan umat/ masyarakat. Semuanya penting untuk sinergitas gerakan dakwah dan penguatan multikulturalisme di Indonesia.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abidin, Zainal. “Teologi Inklusif Nurcholish Madjid: Harmonisasi Antara Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemoderenan.” Humaniora 5, no. 2 (2014): 665. https://doi.org/10.21512/humaniora.v5i2.3123.

Ahmad, Amrullah. “Konstruksi Keilmuan Dakwah dan Pengembangan Jurusan-Konsentrasi Studi.” Pengembangan Keilmuan Dakwah dan Prospek Kerja (Semarang), 20 Desember 2008.

Aini, Qorry, Fina Auliya Rizqi, Rona Nur Laila, dkk. “Konstruksi Dakwah Multikultural di Tengah Keragaman Budaya Lokal: Studi Pemikirian Gus Mus.” AFHAMUNA: Journal of Islamic Thought 1, no. 1 (2026): 29–41.

Alian, Alian. “Metodologi Sejarah Dan Implementasi Dalam Penelitian.” Jurnal Pendidikan Dan Kajian Sejarah (Criksetra) 2, no. 2 (2012). https://repository.unsri.ac.id/22614/.

Anshari, Endang Saifuddin. Piagam Jakarta, 22 Juni 1945: sebuah konsensus nasional tentang dasar negara Republik Indonesia (1945-1959). Gema Insani, 1997.

Arif, Syaiful. Falsafah Kebudayaan Pancasila. Gramedia Pustaka Utama, 2016.

Arif, Syaiful. “Menjernihkan Religiusitas Pancasila.” Kompas.id, 5 Agustus 2022. https://www.kompas.id/artikel/menjernihkan-religiusitas-pancasila.

Aytug, Zeynep G., Mary C. Kern, dan Stephan Dilchert. “Multicultural experience: Development and validation of a multidimensional scale.” International Journal of Intercultural Relations 65 (Juni 2018): 1–16. https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2018.04.004.

Ayunda, Aretsa Zana, Santi Mahmuda Urbaningkrum, Afaf Wafiqoh Nusaibah, Widya Septiana, Saesari Salekhah Nur Widyani, dan Arief Rahman H. “Tantangan Multikulturalisme di Indonesia: Menyoal Relasi Agama dan Ruang Publik.” ALSYS 2, no. 1 (2022): 1–18. https://doi.org/10.58578/alsys.v2i1.138.

Azhar, Azhar. “Sejarah Dakwah Nabi Muhammad Pada Mayarakat Madinah: Analisis Model Dakwah Ukhuwah Basyariah Dan Ukhuwah Wathaniyah.” JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) 1, no. 2 (2017): 257–76. https://doi.org/10.30829/j.v1i2.1203.

Aziz, Ali. Ilmu Dakwah Edisi Revisi. Prenada Media, 2024.

Azra, Azyumardy. “Cultural Pluralism In Indonesia: Continuous Reinventing of Indonesian Islam in Local, National and Global Contexts.” Asia-Pacific Journal on Religion and Society 2, no. 2 (2019): 56–60. https://doi.org/10.24014/apjrs.v2i2.6399.

Baidhawy, Zakiyuddin. “Pancasila Tauhid Sosial dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.” Maarif 11, no. 1 (2016): 41–78.

Baidhawy, Zakiyuddin. “Piagam Madinah dan Pancasila: Prinsip-Prinsip Kehidupan Bersama dalam Berbangsa dan Bernegara.” Dalam Fikih Kebinekaan. Mizan Pustaka, 2015.

Basit, Abdul. Filsafat dakwah. Rajawali Pers, 2013.

Bisri, Achmad. “Islam Raḥmatan Li ’L-‘Ālamīn Sebagai Landasan Dakwah Multikultural: Perspektif Muhammad Fethullah Gülen.” Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 22, no. 2 (2014): 479–94. https://doi.org/10.21580/ws.22.2.290.

Brata, Ida Bagus, dan Ida Bagus Nyoman Wartha. “Lahirnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia.” Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) 7, no. 1 (2017): 120–32.

Budiantoro, Wahyu, dan Khafidhoh Dwi Saputri. Pengembangan Dakwah Multikultural Di Era Digital | ICODEV: Indonesian Community Development Journal. 22 November 2021. https://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/icodev.

Daing, Karina Radhiatun, Muh Alghifari, Siti Ainun Juniarti Azis, dan Kurniati. “Propaganda Digital Dan Distorsi Jihad: Tantangan Pencegahan Radikalisme Di Indonesia.” Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam 1, no. 4 (2026): 1855–63.

Djumala, Darmansjah, dan Yusa Djuyandi. “Bung Karno’s Speech And Pancasila For World Peace.” JWP (Jurnal Wacana Politik) 8, no. 2 (2023): 206–12. https://doi.org/10.24198/jwp.v8i2.49985.

Driyarkara, Nicolaus. Karya lengkap Driyarkara: esai-esai filsafat pemikir yang terlibat penuh dalam perjuangan bangsanya. Gramedia Pustaka Utama, 2006.

Efendi, David, dan Mu’arif. “Islam dan Pancasila: Pandangan Politik Kenegaraan Kasman Singodimedjo.” Dalam Nasionalis Tulen Singa Podium Kasman Singodimedjo: Pemikiran Dan Pergerakan. Jusuf Kalla School Of Government(Jksg), Program Doktor Politik Islam-Ilmu Politik Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 2020.

Efrizal, Tegar, Miftah Maisuri Zen, Muhammad Firdaus, dan M. Yakub. “Paradigma Pemikiran Lembaga Dakwah: Analasis Normatif, Struktural, Kultural Dan Trasnformatif.” IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam 4, no. 3 (2026): 412–18. https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.6528.

Esposito, John L., dan John O. Voll. Islam and Democracy. Oxford University Press, 1996.

Euben, Roxanne L. Enemy in the Mirror: Islamic Fundamentalism and the Limits of Modern Rationalism: A Work of Comparative Political Theory. Princeton University Press, 1999. https://press.princeton.edu/books/paperback/9780691058443/enemy-in-the-mirror.

Fathani, Aqil Teguh, dan Zuly Qodir. “Agama Musuh Pancasila? Studi Sejarah Dan Peran Agama Dalam Lahirnya Pancasila.” Al-Qalam 26, no. 1 (2020): 117–28. https://doi.org/10.31969/alq.v26i1.828.

Fikri, Hamdani Khaerul. “Dakwah Pada Masyarakat Multikultural.” Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah 4, no. 2 (2023): 129–41. https://doi.org/10.20414/mudabbir.v4i2.9208.

Given, Lisa M. The SAGE Encyclopedia of Qualitative Research Methods. SAGE Publications, 2008.

Hatta, Mohammad. Demokrasi kita. Pustaka Antara, 1966.

Hatta, Mohammad. Tanggung Djawab Moril Kaum Inteligensia. Fasco, 1957.

Hatta, Mohammad, Ahmad Subarjdo, AA Maramis, Sunario, dan AG Pringgodigdo. Uraian Pancasila. Penerbit Mutiara, 1984.

Hendra, Tomi. “Dakwah Pada Masyarakat Multikultural.” Hikmah 14, no. 1 (2020): 1–14.

Hisyam, Muhamad. “Ki Bagus Hadikusumo Dan Problem Relasi Agama-Negara.” Jurnal Masyarakat & Budaya 13, no. 2 (2011): 1–28.

Huda, Zainol. “DAKWAH ISLAM MULTIKULTURAL (Metode Dakwah Nabi SAW Kepada Umat Agama Lain).” Religia 19, no. 1 (2016): 89–112. https://doi.org/10.28918/religia.v19i1.661.

Ihsani, A. Fikri Amiruddin, Novi Febriyanti, dan Abdan Syakuuroo S.k. “Gus Dur’s Multicultural Da’wah and Its Relevance to Modern Society.” El Harakah: Jurnal Budaya Islam 23, no. 1 (2021): 103–22. https://doi.org/10.18860/eh.v23i1.11642.

Ikhsan, M. Alifudin. “Nilai - Nilai Cinta Tanah Air Dalam Perspektif Al-Qur’an.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2, no. 2 (2017): 108–14.

Ismail, Ismail, dan Prio Hotman. Filsafat Dakwah Rekayasa Membangun Agama Dan Peradaban Islam. Kencana, 2013.

Kaelan. Filsafat Pancasila : Pandangan Hidup Bangsa Indonesia. Paradigma, 2009.

Kaelan. “Kesatuan Sila-Sila Pancasila.” Jurnal Filsafat 1, no. 1 (2007): 42–52. https://doi.org/10.22146/jf.31640.

Kamil, Sukron. “Idul Fitri dan Multikulturalisme.” Kompas.id, 23 April 2023. https://www.kompas.id/artikel/idul-fitri-dan-multikulturalisme.

Kartodirdjo, Sartono. Pendekatan ilmu sosial dalam metodologi sejarah. Gramedia Pustaka Utama, 1992.

Kasenda, Peter. Bung Karno panglima revolusi. Galangpress, 2014.

Kristianto, Aris, dan Dedy Pradesa. “Landasan Dakwah Multikultural: Studi Kasus Fatwa MUI tentang Pengharaman Pluralisme Agama.” INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah 2, no. 1 (2020): 153–78. https://doi.org/10.55372/inteleksiajpid.v2i1.96.

Kuntowijoyo. “Menjadikan Dua Strategi Saling Komplementer.” Dalam Islam Demokrasi Atas Bawah Polemik Strategi Perjuangan Umat Model Gusdur Dan Amien Rais. Pustaka Pelajar, 1996.

Latif, Yudi. Negara paripurna: historisitas, rasionalitas, dan aktualitas Pancasila. Gramedia Pustaka Utama, 2011.

Latif, Yudi. “REAKTUALISASI PANCASILA.” Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi, 2019. https://pusdik.mkri.id/materi/materi_197_Reaktualisasi%20Pancasila%20(Yudi%20Latif).pdf.

Madjid, Nurcholish. Islam Agama Kemanusiaan: Membangun Tradisi dan Visi Baru Islam Indonesia. Yayasan Wakaf Paramadina, 1995.

Mahanani, Qisthi Faradina Ilma. “Pemikiran Ki Bagus Hadikusuma Tentang Islam Dan Negara Dalam Perumusan Dasar Negara Indonesia (1945-1953).” El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization 1, no. 2 (2020): 1–14. https://doi.org/10.24042/jhcc.v1i2.6517.

Majid, Nurcholish. Cita-cita politik Islam era reformasi. Paramadina, 1999.

Marfu’ah, Usfiyatul. “Strategi Komunikasi Dakwah Berbasis Multikultural.” Islamic Communication Journal 2, no. 2 (2018): 147. https://doi.org/10.21580/icj.2017.2.2.2166.

Mas’udi, Masdar F. Syarah Konstitusi: UUD 1945 dalam Perspektif Islam. Pustaka Alvabet, 2010.

Muhammad, Firdaus, dan Khaerunnisa Khaerunnisa. “Problematika Dakwah Di Tengah Propaganda Agama Di Media Sosial (Perspektif Komunikasi Politik Islam).” Jurnal Jurnalisa 6, no. 1 (2020). https://doi.org/10.24252/jurnalisa.v6i1.13512.

Notonagoro. Pancasila: secara ilmiah populer. Bumi Aksara, 1997.

Nurjannah, Nurjannah. “Faktor Pemicu Munculnya Radikalisme Islam Atas Nama Dakwah.” Jurnal Dakwah 14, no. 2 (2013): 177–98. https://doi.org/10.14421/jd.2013.14202.

Oemar, Toha Yahya. Ilmu Dakwah. Wijaya, 1997.

Pamungkas, Yudha Catur, Luluk Fikri Zuhriyah, dan Ryan Purnomo. “Konstruksi Dakwah Multikultural Menurut Roza Melina Mazlin.” Kamaya: Jurnal Ilmu Agama 8, no. 1 (2025): 1–9. https://doi.org/10.37329/kamaya.v8i1.3714.

Prianto, Agung Teguh. “Komunikasi Dakwah Berbasis Multikultural dalam Perspektif Al-Qur’an.” Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam 1, no. 1 (2023): 193–210. https://doi.org/10.55372/bilhikmahjkpi.v1i1.15.

Qodir, Zuly. “Kaum Muda, Intoleransi, dan Radikalisme Agama.” Jurnal Studi Pemuda 5, no. 1 (2018): 429–45. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.37127.

Quran.com. “Surah Al-Hujurat - 13.” Diakses 8 Juni 2026. https://quran.com/id/kamar-kamar/13.

Quran.com. “Surah Yunus - 99-109.” Diakses 3 Juni 2026. https://quran.com/id/yunus/99-109.

Rahardjo, Mudjia. “Studi Teks dalam Penelitian Kualitatif.” Teaching Resources. Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang., 2018. http://repository.uin-malang.ac.id/2480/.

Ramadani, Maulana Firman. “Tantangan dan toleransi serta multikulturalisme di Indonesia era modern.” Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) 4, no. 4 (2026).

Rayhaniyah, Sri Ayu. Dakwah Multikultural. Media Sains Indonesia, 2020.

Rizkianto, Anggit. “Falsafah Pancasila Sebagai Basis Pengembangan Dakwah Islam.” Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila Dan Kewarganegaraan) 3, no. 2 (2022): 69–94. https://doi.org/10.26418/jppkn.v3i2.53200.

Rizkianto, Anggit. Relasi Agama dan Pancasila: Mengukuhkan Karakter Kebangsaan. Pustaka Aksara, 2021.

Rorty, Richard, Jerome B. Schneewind, dan Quentin Skinner. Philosophy in History: Essays in the Historiography of Philosophy. Cambridge University Press, 1984.

Ruslan, Idrus. Negara Madani: Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. SUKA-Press, 2015.

Santoso, Roib, Sodiq Sodiq, Fadliatul Mukhayyaroh, dan Amang Fathurrohman. “Dakwah ‘Udeng Vs Teklek’: Studi Dakwah Multikultural Mbah Sholeh Semendi Winongan Pasuruan Indonesia.” Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam 17, no. 1 (2017): 77–104. https://doi.org/10.21154/altahrir.v17i1.690.

Sekretariat Negara Republik Indonesia. “Risalah Sidang BPUPKI-PPKI.” 1945. https://luk.staff.ugm.ac.id/atur/RisalahSidangBPUPKI-PPKU-UUD1945.pdf.

Singodimedjo, Singo. Renungan Dari Tahanan. Permata, 1967.

Sjamsuddin, Helius. Metodologi sejarah. Penerbit Ombak, 2020.

Soejadi. Pancasila sebagai sumber tertib hukum Indonesia. Lukman Offset, 1999.

Soekarno. Tjamkan Pantja Sila: Pantja Sila Dasar Falsafah Negara. Departemen Penerangan RI, 1964.

Subandi, Ahmad. “Hakikat Dan Konteks Dakwah.” ALQALAM 18, no. 90–91 (2001): 74. https://doi.org/10.32678/alqalam.v18i90-91.1464.

Sukirno. “Posisi Agama Dalam Konstruksi Negara Republik Indonesia Berdasarkan Pancasila Dan UUD 1945.” Jurnal Hukum Caraka Justitia 1, no. 2 (2021): 96–115. https://doi.org/10.30588/jhcj.v1i2.920.

Suryaningtyas, M. Toto. “Perusakan Makam dan Problem Multikulturalisme di Indonesia.” Kompas.id, 25 Mei 2025. https://www.kompas.id/artikel/perusakan-makam-dan-problem-multikulturalisme-di-indonesia.

Syaifuddin, Achmad Fedyani. “Membumikan Multikulturalisme Di Indonesia.” Jurnal Antropologi Sosial Budaya ETNOVISI 2, no. 1 (t.t.): 3–11.

Tamirano, Randi. “Peran Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Efektivitas Dakwah Multikultural di Indonesia.” JMDIK:Jurnal Manajemen Dakwah dan Ilmu Komunikasi 2, no. 1 (2025): 35–49.

Wahyudi, Agus. “Ideologi Pancasila: Doktrin Yang Komprehensif Atau Konsepsi Politis?” Jurnal Filsafat 39, no. 1 (2006): 94–115.

Ya’qub, Hamzah. Publisistik Islam : teknik da’wah dan leadership. Diponegoro, 1992. Bandung.

Yulianto, Hendra Bagus. “NALAR KEMANUSIAAN DALAM DA’WAH MULTIKULTURAL: Upaya Memformulasikan Pesan Dakwah Humanis.” Jurnal Darussalam; Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam XII, no. 1 (2020): 72–92.

Zaprulkhan, Zaprulkhan. “Dakwah Multikultural.” Mawa’izh: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan 8, no. 1 (2017): 160–77. https://doi.org/10.32923/maw.v8i1.703.

Zinga, Dawn. Navigating multiculturalism : negotiating change. Cambridge Scholars Press, 2006.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30

Cara Mengutip

Rizkianto, A. (2026). Melacak Gagasan Dakwah Multikultural dalam Falsafah Pancasila. Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 4(2), 497–522. https://doi.org/10.55372/bilhikmahjkpi.v4i2.159

Terbitan

Bagian

Articles